Monday, September 1, 2014

Hemat Bahan Bakar

Seperti yang udah kita semua ketahui, kenaikan bahan bakar minyak kemungkinan besar akan sulit dihindari. Dan kelihatannya pemerintah juga belum sanggup menambah supply di pasar tradisional, maupun supply kendaraan umum yang layak, yang semestinya mampu menahan laju kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok.

Kalau gua dipaksa untuk pasrah sama keadaan semacam ini, jelas gua gak mau pasrah. Kesalahan pemerintah lah ketika mereka tidak bisa mengimbangi sebuah kebijakan dengan kebijakan lain sehingga menyulitkan masyarakat.

Monday, August 25, 2014

Sampah! (lagi)

“Kebersihan itu sebagian daripada iman”.

Kalimat seperti itu dah sering banget dibaca, sering banget didenger, dari sejak kecil. Namun entah kenapa, di jalanan, di tempat reksreasi, pokoknya nyaris dimanapun, selalu aja gua ketemu sama orang yang buang sampah sembarangan. Seolah kalimat diatas tu ya cuma sekedar kalimat aja. Kayak baca tulisan penunjuk jalan, kita baca belok kiri itu arah Sudirman, ya udah, udah tau kok kesitu arah Sudirman. Udah, gitu aja.

Buat gua yang biasa nenteng sampah kemana-mana sampe nemu tempat sampah, terus ngeliat orang buang sampah sembarangan, gua pasti ngehina tu orang dalem hati. Gua pasti ngebatin, “kalo lo bisa nenteng makanan kemana-mana, kenapa lo gak bisa nenteng bungkus makanan/sisa makanan itu, yang pasti lebih ringan beratnya dari sebelum makanannya dimakan, sampe akhirnya nemu tempat sampah?”. Apa segitu hinanya ya, nenteng2 kantong plastik penuh sampah hasil kita sendiri?.

Gua rasa sampah juga punya hak untuk diperlakukan sebagaimana mestinya. Ya dibuang ditempatnya bukan dibuang sembarangan.

Monday, July 28, 2014

Hari Kemenangan

Saat ini gw lagi ada ditengah2 kegembiraan malam menyambut hari kemenangan -bahasa kerennya kejebak macet. Betapa pemandangan disekeliling mencerminkan kegembiraan yang teramat sangat dalam menyambut datangnya hari kemenangan.

Buat gw, ramenya malem ini -yang sama kayak taun kemaren dan taun2 sebelumnya, nunjukin hal yg sama juga kayak taun kemaren dan taun2 sebelumnya. Kegembiraan menyambut hari kemenangan ini bukan hanya milik yang berperang melawan hawa nafsunya selama sebulan penuh saja, namun kemenangan ini juga milik mereka2 yg berada di 'sudut2 gelap' kota. Mereka yg sebulan penuh harus sembunyi2 berdagang, mereka yg nyaris sebulan penuh ditinggal pelanggannya tang mencari pahala berlipat ganda.

Miris? Nggak juga.. Itu realita yang ada. Entah siapa yang harus disalahkan selain diri sendiri.

Sekali lagi gw liat disekeliling. Iya, ini kemenangan umat manusia. Bukan hanya golongan tertentu.

Thursday, July 3, 2014

Alasan

Alasan adalah proses penyampaian kesimpulan dari data. Alasan, terdiri atas bukti (data), tuntutan (kesimpulan), dan pemikiran yang membenarkan gerakan dari data menuju kesimpulan (Curtis, Dan B; Floyd, James J.; Winsor, Jerryl L. Komunikasi Bisnis dan Profesional , Bandung. 1996).

Buat gw, alasan itu gak kalah penting dari hasil akhirnya. Alasan juga harus dapat dipertanggung-jawabkan. Alasan harus didukung data2 yang kuat dan akurat, sehingga apapun yang didasari oleh alasan tersebut, dapat dipertanggung-jawabkan sepenuhnya.

Seperti alasan gw pake helm tiap naik motor dan selalu bawa helm cadangan. Alasan gw pake helm, dan minta orang yang dibonceng sama gw JUGA pake helm, bukan karena takut ditilang, tapi jauuuh lebih kepada keamanan berkendara gw sendiri. Sepanjang tahun 2013, terdapat 93,578 kecelakaan lalu lintas (sumber : disini), yang berarti rata2 terjadi sekitar 256 kecelakaan lalulintas perharinya. Dan, sekitar 60% lebihnya adalah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor. Yang berarti rata2 terjadi 153 kecelakaan yang melibatkan sepeda motor perharinya.

Tuesday, June 10, 2014

Masih mau GOLPUT ataauuu...

Pemilu legislatif kemaren adalah pemilu pertama gw lagi, setelah pemilu tahun 1999 gw milih Partai Keadilan. Pemilu 1999 gw ikutan pas banget baru dapet KTP, pas banget banyak partai2 baru bermunculan.

Pertama2 gw mau ceritain kenapa dulu gw milih Partai Keadilan:
1. Tante gw orang Partai Keadilan,
2. Gw berharep ni partai beda dari yang laennya, lebih bersih. Karena gw anggep isinya orang2 yang kuat imannya.

Namun, gw kecewa. Ternyata kehadiran partai itu gak bawa perubahan yang meyakinkan buat Indonesia dimata gw. Makanya, gw mutusin untuk golput di pemilu2 berikutnya. Karena, setiap kali kampanye: manis, kenyataan setelah menjabat: pahit. Tambah lagi, gw kenalan sama SPI (Sistem Pemerintahan Islam) di tahun 2002, gw makin jauh dari sistem yang ada sekarang. Gw begitu percaya, bahwa cuma sebuah gerakan revolusi -seperti keruntuhan rezim Soeharto di 1998- yang mampu menyadarkan Indonesia, dan membawa Indonesia menuju perubahan yang baik. Dan gerakan revolusi yang gw maksud ialah, perubahan sistem pemerintahan ke sistem pemerintahan Islam.